Syariah kini jadi perbincangan banyak kalangan. Bahkan sebagiannya telah menjadi alternatif yang nyata dirasakan oleh kita. Disamping memberikan manfaat universal di berbagai aspek kehidupan, syariah diyakini akan menyelematkan manusia dari kehidupan yang semakin materialistis. Blog yang anda baca saat ini, mudah-mudahan bisa menjadi media komunikasi dan informasi tentang syariah yang menjadikan hidup jadi lebih baik.
Diskusi Mahasiswa : ‘Mengubah Hambatan Menjadi Peluang’
Ciri penting dari seorang entrepreneur adalah kemampuannya dalam melihat sebuah peluang. Karena pada dasarnya sadar atau tidak peluang itu seringkali ‘berseliweran’ di hadapan kita. Tinggal bagaimana cara pandang kita dan cara kita merespon. Ada benarnya apa yang dikatakan Rhenald Kasali-pakar manajemen bisnis UI, “Peluang itu sebenarnya amat banyak dan hampir setiap saat lewat di depan mata kita. Sayangnya , tidak semua orang jeli dalam melihat dan menangkap peluang tersebut. Hanya orang-orang yang termotivasilah yang dapat melihat bahkan terkadang merekalah yang menciptakan peluang itu”.Yang lebih hebat lagi adalah jika seorang entrepreneur bisa mengubah hambatan, masalah dan rintangan menjadi sebuah peluang kesuksesan.
Apa Kabar Industri Kreatif Indonesia?
Industri kreatif di Indonesia akan menghadapi tantangan yang sangat ketat di masa depan. Seiring dengan terbuka lebarnya pasar di negeri ini terhadap—bukan hanya produk barang tetapi juga jasa, maka perusahaan lokal (semua resources-nya asli Indonesia) mau tidak mau harus berhadap-hadapan. Saat ini pun sebenarnya sebagian besar perusahaan di bidang kreatif, apakah advertising; desain grafis; komunikasi pemasaran, yang full service atau spesialis kebanyakan merupakan perusahaan multinasional.
Renungan Kehidupan 6 : Arti Sebuah Kegagalan
“Kegagalan selalu mempunyai dua sebab, orang yang berpikir tapi tidak pernah bertindak dan orang yang bertindak tanpa berpikir”
[W.A. Nance]
Upss….?! Dah Kelewat !
Ndak terasa…ternyata waktu berjalan begitu cepat tanpa kita sadari. Dan tanpa terasa, 1 tahun sudah saya mencoba konsisten menuliskan berbagai hal di blog “Soul of Syariah” ini. Jujur….ini berat. Berat bukan karena bingung apa yang harus ditulis, dan berat bukan karena takut ketahuan ‘bodoh’-nya sehingga harus memaksakan diri membuat tulisan yang ciamik (biar kelihatan intelek).
Tapi berat, karena ternyata konsistensi (istimror dan istiqomah) itu membutuhkan perjuangan tersendiri.
Terima kasih kepada siapa pun yang telah bersedia mampir dan memberikan masukan-masukannya. Mohon doa ya…semoga blog ini bisa jadi salah satu bagian yang berkontribusi pada sosialisasi syariah, khususnya komunikasi pemasaran syariah di negeri ini maupun dunia.
[refleksi Mei 2007 yang lalu]
Perencanaan Karir Aktivis Dakwah
Pengemban (aktivis) dakwah Islam sejatinya adalah sosok yang mampu mencurahkan seluruh pemikiran (aqliyah) dan jiwa (nafsiyah) yang ada dalam dirinya untuk dakwah Islam. Dakwah bagi seorang pengemban dakwah sejati adalah merupakan poros kehidupan (markazul ihtimam)-nya. Semua aktivitas hidupnya berpusat pada dakwah. Dengan kata lain dakwah menjadi pertimbangan utama dalam seluruh aktivitas yang akan, sedang dan telah dilakukannya.
Al-Khawarizmi penemu titik (dalam angka arab) atau angka nol seperti yang kita kenal. Influence-nya begitu besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dunia. Angka nol membuka kebekuan laju berbagai ilmu pengetahuan yang akhirnya membawa ilmuwan di dunia menemukan "bahasa" digital yang dimanfaatkan dan dapat dirasakan hingga saat ini. Itulah peran sebuat titik, membuat dunia jadi Berubah! Beubah! dan terus berubah, tulisan dan catatan ini dapat diibaratkan sebuat titik, titik yang tiada artinya yang menyusun luasnya samudra ilmu yang terbentang di dunia ini.
